Posted by: aiyuu | December 29, 2011

kepada langit dan awan

sore saat matahari menjelang senja
aku justru telah menitipkan
rindu
kepada langit
dan juga kepada awan

iya, tidak kulakukan kepada senja
sebab ia tak pernah lama
hanya sebentar saja menyemburat
lalu pergi menjumpai malam

maka sungguh telah kusiarkan rindu
juga sisa pengharapan
semoga langit dan juga awan
sampai padamu dengan penuh riang
tidak membawa hujan
tidak beserta mendung
melainkan bahagia

kepada langit
dan juga kepada awan
aku titipkan salam
semoga pelangi
tengah mewarnai kehidupan
atasmu
atasku
atas seluruh jiwa yang sungguh bertemankan cinta

 

Posted by: aiyuu | February 14, 2011

teringkari

sebab rindu
yang tidak pernah
bertepi
sungguhkah tanpa muara?

sedang hati mulai melemah
mulai ingin menyerah
pada keinginan
yang menjangkiti sudut hati

dan sesungguhnya, milik siapa cinta yang tersembunyi?
di balik rindu yang menari
lalu bertemu di semunya mimpi

beginikah rasa yang teringkari?

Posted by: aiyuu | February 14, 2011

berlalu

bahkan, kau telah melepasnya terlebih dulu
sedari dulu
mengapa tak kau anggap telah usai?

hatimu yang harus kau ajari
rindumu yang perlu kau beri sanksi
berhentilah
matahari sungguh telah pergi
dan kupu-kupu telah tak menari

maka jelas
selesai padanya kini
tanpamu
tak butuh rayu cintamu
tak lagi perlu manis rindumu

cintanya tlah berpulang, pada surganya yang baru..

Posted by: aiyuu | September 28, 2010

mengeja nama

rinduku menawarkan senyum
mencolek hatiku
tertawanlah aku
dan menariku bersamanya

pada angin kutitipkan rasa
taburkanlah cinta ke dalam rumahnya
jauh dari pelupuk mata
jauh dari peluk yang penuh suka

di sanakah sama kau kepadaku?

tapi hidup tidak sedang bercanda
hidup sedang bercerita
tentang kita
perihal setia yang kukuh mengkristal cinta
lalu percaya
dan yakin bahwa Tuhan tengah meramu aroma
yang paling suka cita

aku mengeja nama..
satu lelaki yang tercinta
kamu.

Posted by: aiyuu | May 30, 2010

habislah

sayang, aku sudah tidak lagi berkawan
dengan obsesi
dengan karat yang menempel
menggumpal
mengotori hatiku

aku tlah sepenuhnya
memilih
untuk menjadi milikmu
seperti yang senantiasa kulakukan
selalu

maka habislah
tak ada lagi sisa rasa manis serupa racun
yang memalsu ke dalam hidupku

aku tak kemana,  sayang
hidupku tlah terpatri dengan punyamu

Posted by: aiyuu | May 21, 2010

hatiku melihatnya

pada akhirnya,
hatiku melihatnya

terima kasih, kawan
untuk nyata yang tak perlu lagi aku kaburkan
aku merasakannya
aku mendapatkannya
luka
sekaligus lega dalam suka cita

aku keliru
menyimpan indah yang abadi tercipta suka

dan ya, aku telah meleburkan diri
dalam jengah
dalam bosan
aku melupakannya
hapus seluruh kenangan yang mungkin
masih selalu tersisa

terima kasih, kawan
kali ini hatiku mampu melihatnya
dengan lebih bijaksana
cintaku telah menemukan labuannya

Posted by: aiyuu | May 5, 2010

sandi rahasia

Tuan, 134 adalah sandi rahasiaku
Silakan kau simpan
Tidak, jangan kau siarkan
Karena dengannya, kau akan bisa untuk
Membuka, memasuki
Pintu hatiku
Juga seluruh impianku

Dan Tuan,
Jika kau tlah sanggup
Membuktikannya
Kelak kau akan menjadi
Kekasih hatiku
Pemilik separuh dari jiwaku

Oh Tuan, 134 adalah benar sandi rahasiaku
Bilamana kau sudi menjaganya
Kupastikan kau sungguh menjadi
Satu-satunya cinta tak terganti

Aku menyerahkannya kepadamu, Tuan..
Sandi rahasia dari hatiku.

Posted by: aiyuu | April 5, 2010

sebab setia

Aku tidak selingkuh, sayang
Hatiku hanya sedikit
Menyesap bayangan lama
Mengenalnya
Masih
Dan cukup

Bahwa dia bahagia
Lalu aku
Tetap setia
Bukan kepadanya
Bukan dengan lainnya

Aku menulis cinta
Kepada hatimu satu
Nyata
Dan tidak menjadi layu

# Purwokerto, 4 April 2010

Posted by: aiyuu | March 23, 2010

sedang tidak menyukaimu

jika sedang tidak menyukaimu, aku benar-benar
kehilangan kalimat
tidak ada minat
hilang semangat begitu hikmat

kemudian,
hanya mati rasa untuk beberapa masa
tak ingin bersentuhan
enggan mengirimkan pelukan

aku egois
sedalam cinta yang tlah kugali
pun hanya untukmu
karena aku tak meminjamkan kekasihku
kepada siapapun
tak ingin kulakukan
tak akan
yeah, terlalu banyak cinta memang mampu membunuhku..
tapi aku tak pernah merasakan bosan
serupa rasa bosan yang kerap kali mungkin
menggoda hatimu..

sedang tidak menyukaimu; dalam hati yang masih mencintaimu..

Posted by: aiyuu | March 11, 2010

tanpa pemanis

tak ada yang manis,
ingin menangis?

pahit
begini ya rasanya?

seperti orang asing yang tak perlu
saling terhubung dan memecah rindu
inikah aku; dan kamu?

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.